Pernahkah kamu menyadari ada sesuatu yang “hilang” saat memandang langit di kawasan Kota Baru Parahyangan (KBP)? Jika biasanya pemandangan kota dihiasi oleh kabel hitam yang melilit semrawut, di sini kamu justru akan menemukan langit yang bersih dan lega. Ternyata, rahasianya terletak tepat di bawah kakimu, bukan di atas kepala.

Fakta unik pertama yang perlu diketahui adalah KBP menggunakan sistem instalasi listrik bawah tanah (underground). Seluruh jaringan kabel yang biasanya bergantungan di tiang listrik, dipindahkan ke dalam jalur khusus di bawah permukaan jalan. Hasilnya, estetika lingkungan meningkat drastis karena tidak ada lagi gangguan visual yang menghalangi keindahan arsitektur bangunan maupun pemandangan alam.

Tahukah kamu bahwa sistem ini juga menjadi alasan mengapa listrik di KBP lebih tahan banting terhadap cuaca buruk? Saat hujan lebat disertai angin kencang melanda, kawasan dengan kabel udara sering kali mengalami pemadaman akibat kabel yang tertimpa dahan pohon atau tiang yang roboh. Dengan kabel yang tertanam aman di bawah tanah, risiko gangguan akibat faktor alam tersebut dapat diminimalkan secara signifikan.

Selain soal keandalan, ketiadaan tiang listrik di trotoar membuat area pedestrian menjadi jauh lebih luas dan aman. Para pejalan kaki, pelari pagi, hingga pengguna kursi roda dapat melintas dengan leluasa tanpa harus menghindari rintangan fisik berupa tiang beton. Hal ini menciptakan ruang publik yang benar-benar manusiawi dan ramah bagi seluruh kalangan masyarakat.

Fakta menarik lainnya berkaitan dengan kelestarian alam. Di banyak tempat, pohon-pohon peneduh sering kali “dipangkas paksa” hingga bentuknya tidak beraturan agar tidak menyentuh kabel tegangan tinggi. Namun, di KBP, pepohonan dibiarkan tumbuh rimbun dan menjulang tinggi secara alami. Inilah yang membuat suasana lingkungan tetap terasa sejuk, asri, dan memiliki kualitas oksigen yang lebih baik.

Sistem bawah tanah ini juga mengadopsi standar tata kota yang lazim ditemukan di negara-negara maju. Meskipun proses pembangunannya jauh lebih rumit dan memerlukan investasi besar, infrastruktur ini dirancang untuk jangka panjang. Jalur utilitasnya telah terintegrasi sedemikian rupa sehingga proses pemeliharaan rutin tidak perlu merusak keindahan permukaan jalan secara berulang kali.

Dari sisi keselamatan, sistem ini menghilangkan risiko bahaya kabel putus yang menjuntai ke jalan, yang sering kali menjadi ancaman bagi keselamatan warga di pemukiman konvensional. Keamanan elektromagnetik di tingkat permukaan juga lebih terjaga, sehingga lingkungan hunian menjadi lebih sehat dan nyaman untuk ditinggali dalam waktu lama.

Transformasi infrastruktur yang “tak kasatmata” ini membuktikan bahwa Kota Baru Parahyangan sangat serius dalam menjaga kualitas hidup penghuninya. Dengan menyembunyikan kabel di bawah tanah, KBP tidak hanya menawarkan hunian yang rapi, tetapi juga memberikan standar baru bagi tata ruang kota modern yang harmonis dengan alam di wilayah Bandung Barat.



source: www.infobandungbarat.com